Kisah Mereka yang Mencoba Move On

Pernahkah kamu merasakan sulitnya move on dari kisah cinta yang telah berlalu? Ya, ketika kita mencintai seseorang dan terpaksa putus di tengah jalan, move on mungkin menjadi hal paling sulit untuk dijalankan.

Kebiasaan kita bersama dirinya dan kenangan-kenangan yang hadir membuat proses move on itu menjadi berat untuk dilalui. Namun, dengan usaha maksimal dan keikhlasan dalam menjalankannya pasti kamu bisa menata kembali hatimu yang telah berantakan.

Berbagai cara pun ditempuh untuk bisa move on dari patah hati. Beragam kisah pun hadir dengan berjuta warna di dalamnya. Hal inilah yang bisa kamu temukan dalam buku Curhat Move On yang ditulis oleh Aditya D. Sugiarso, dkk.

Buku terbitan Gradien Mediatama ini berisi 35 kisah move on yang menarik untuk dibaca. Kisah-kisah mereka tidak hanya memberikan semangat, bahwa move on itu bukan sesuatu yang mustahil meski butuh waktu untuk melewatinya, tetapi juga menyentuh perasaan.

Jika mereka saja mampu melanjutkan hidup dan menjadikan masa lalu sebagai kenangan, artinya kamu pun bisa melakukannya!
 

Anak Kos Dodol Dikomikin Vol. 4

Serunya kehidupan anak kos memang nggak ada matinya. Ada saja kelakuan, kegiatan, dan interaksi yang bikin tertawa, kesal, dan bikin heboh. Seperti halnya yang sudah dialami Dewi ‘dedew’ Rieka. Pengalaman serunya selama menjadi anak kos telah ia bukukan dalam berbagai bentuk.

Ya, buku berjudul Anak Kos Dodol ini berisi pengalaman pribadi Dewi selama ia menjadi anak kos. Di dalamnya kamu bisa menemukan kejadian-kejadian heboh yang bikin ngakak, terpana, dan terkesima dengan ceritanya.

Kini, buku terbitan Gradien Mediatama itu hadir kembali dengan versi terbarunya, Anak Kos Dodol Dikomikin Vol. 4.

Ceritanya jelas masih bisa bikin kamu tertawa dan terhibur. Bahkan, semua ceritanya terasa lebih nyata dengan ilustrasi yang dibuat oleh K. Jati. Penasaran dengan cerita lengkapnya? Buruan baca komiknya!
 

We’ll Always Have Summer

Seumur hidupnya, Isabel atau Belly hanya pernah jatuh cinta pada dua orang lelaki, Conrad dan Jeremiah Fisher. Dua lelaki kakak-beradik yang ia kenal sejak dulu. Sejak mereka kecil dan belum tahu apa-apa tentang cinta.

Tak dipungkiri, Belly selalu merasa ada ikatan batin yang kuat antara dirinya dan Conrad. Namun, Conrad kerap kali membuat senang dan kecewa secara bersamaan. Terkadang membuatnya melambung, tapi juga sanggup membuatnya menangis.

Berbeda dengan Jeremiah. Belly selalu merasa nyaman berada di sisinya. Jere akan menjadi lelaki pertama yang selalu ada untuknya. Memeluknya di saat ia membutuhkan dukungan, mencintai dan menerima Belly apa adanya.

Kebersamaan selama dua tahun belakangan ini pun ingin mereka abadikan melalui sebuah pernikahan. Meski semua keluarga menentangnya, Belly dan Jere tetap menjalankan rencana itu.

Sayangnya, menjelang hari bahagia itu, sebuah kenyataan menghantam telak mereka. Kenyataan yang membuat mereka tersadar bahwa keputusan untuk menyatukan cinta mereka itu sangatlah tidak tepat. Terlebih, membuat mereka tersadar akan apa yang sebenarnya mereka inginkan dan bagaimana perasaan mereka sesungguhnya.

*****

We’ll Always Have Summer karya Jenny Han akan mengajak kamu semua untuk mengikuti kisah cinta antara seorang perempuan dan dua lelaki. Novel terjemahan terbitan Gradien Mediatama ini mengajak kamu untuk melalui musim panas yang membahagiakan sekaligus penuh keharuan.

Melalui novel ini, Jenny Han menyadarkan kita betapa hati tak akan membiarkan kita salah mengambil keputusan. Meski pilihan yang dihadapi begitu sulit, ketika kita memercayai hati dan cinta, ia akan menunjukkan arahnya. Waktu akan menjadi panduan bagi mereka yang membutuhkan keyakinan akan sebuah keputusan penting.

Menyenangkan dan menyentuh perasaan untuk dibaca!
 

Indahnya Cerita Nostalgokil Masa SMA

Masa SMA adalah masa yang sangat menyenangkan. Masa di mana kita mulai beranjak dewasa selepas SMP. Berbagai kejadian seru, menarik, dan penuh tantangan bakal terjadi di saat itu.

Begitu pun yang terjadi pada Yoga Cahya Putra. Melalui bukunya yang berjudul Senior High Stress terbitan Gradien Mediatama ini, Yoga mengajak kamu untuk menikmati kembali cerita nostalgokil di SMA.

Dimulai dari kegiatan MOS yang biasa dilakukan senior saat menyambut kehadiran siswa baru, ujian yang menyiksa, menghadapi guru yang supergalak, menjalankan praktikum yang menguras tenaga, menghadapi razia dadakan, merasakan indahnya cinta, hingga menegangkannya ujian akhir.

Melalui bukunya ini, Yoga tidak hanya mengingatkan kita akan indahnya masa SMA. Tetapi juga menyadarkan bahwa untuk menuju gerbang kelulusan itu dibutuhkan perjuangan yang cukup keras. Pengalaman selama tiga tahun ini merupakan proses mencari nilai terbaik dan kawan terbaik baginya.

Seru, menyenangkan, penuh perjuangan, dan mengharukan untuk dibaca!