Ucapkan Dengan Buku!

Ucapan spesial dari lubuk hati terdalam pake kartu dan dikirim dengan cara menempelkan perangko? Hmm, kayaknya jadul amat ya?
 
Ditulis pake kutipan dari buku-buku SMS dan dikirim by hape? Hmm, kayaknya kodian deh 
 
Barongsai boleh beraksi, angpao boleh ditebarkan. Tapi alangkah spesial bila selamat Imlek ini juga disertai buku... Owe Mo Ngo Col

Setangkai bunga mawar valentine, sekotak cokelat termanis, candlelight dinner terindah boleh-boleh saja, tapi jangan lupa selipkan pula buku... Just for You untuk mengungkapkan 1001 bahasa hatimu kepada dia yang terkasih.

Selamat mengungkapkan rahasia hati dengan buku, maka engkau akan dikenang selamanya...

101 Kisah Bijak dari Negeri Tirai Bambu

 
Ada banyak pemikir dan para bijak yang lahir di negeri China. Ada pula kisah-kisah dari negeri China yang bisa kita ambil hikmahnya. Ada banyak kearifan dan ilmu pengetahuan yang bisa kita simak dari negeri tirai bambu. Tak sedikit kisah bisnis sukses yang bisa kita punduh dari China. Maka rawatlah terus pepatah ini: belajarlah sampai ke negeri China.

Simaklah sebuah kisah mengharukan sekaligus mengajak kita untuk tetap teguh dalam meraup ilmu pengetahuan. Ia bernama Kuang Heng. Heng hidup dari keluarga yang sangat sederhana. Heng memiliki kegemaran dalam membaca. Walaupun orang tuanya tak mampu menyekolahkannya, Heng tetap membaca. Heng memiliki tekad untuk belajar mandiri atau otodidak. Kegigihan dan akalnya yang cerdas membuatnya tetap bisa melayani nafsu dalam membaca.

Walaupun ia tak sanggup membeli buku, tapi ia masih bisa meminjam buku dari orang lain atau perpustakaan. Walaupun waktunya banyak dihabiskan untuk membantu orangtuanya, tapi ia masih menyempatkan diri untuk membaca. Bahkan ketika malam datang, karena orang tuanya tak sanggup membeli minyak, Heng rela dan memutar otaknya untuk tetap bisa membacanya di malam hari. Caranya ia meminjam terangnya sinar purnama yang sampai di bukunya. Terkadang ia juga memanfaatkan cahaya lampu rumah tetangga yang menembus dinding rumahnya. Inilah kisah kecil dari seorang guru besar bernama Kuang Heng. 

Kisah ini memberikan pencerahan bagi kita yang suka menggerutu dan tidak bisa bersyukur. Hikmat lain dari kisah ini adalah "tidak menuntut apa yang belum ada tetapi memaksimalkan apa yang sudah ada."

Sepenggal kisah di atas dirangkum dari sebuah kisah berjudul Kuang Heng: Otodidak! Kisah ini diambil dari buku 101 Kisah Bermakna dari Negeri China. Buku setebal 333 halaman ini ditulis oleh Lei Wei Ye dan diterbitkan oleh Gradien Mediatama. Banyak kisah bertabur mutiara hikmah dari beragam sudut pandang kisah yang bisa Anda simak dalam buku ini. Semisal, asal usul Tibet dan burung bahagia, berkarya dalam suasana apapun, menjadi teladan bagi orang lain, instrospeksi diri, dan lain sebagainya.

Yang jelas, kisah-kisah dalam buku ini ditulis dengan cukup menghibur dan membuat orang tergerak untuk merenung. Selamat menyimak dan memerkaya diri dengan kisah-kisah dari negeri tirai bambu.

 

100 Ide Menuju Tim yang Solid dan Berkualitas

Kiranya ada tiga karakteristik standar yang dibutuhkan untuk membangun sebuah tim yang baik. Pertama, ada kesadaran pada kesatuan di atas tiap individu. Kedua, adanya hubungan interpersonal yang berkaitan dengan  kontribusi, aktivitas belajar,dan kerjasama.  Ketiga, seorang anggota tim harus memiliki kecakapan melakukan kerjasama untuk sebuah tujuan.

Karakter lainnya yang sering kali disebut adalah, seperti sumbangan ide dan pemecahan masalah, mendengar dan membagi informasi, partisipasi penuh dan menjaga komitmen, fleksibel dan saling menghormati rekan kerja, dan senang-peduli terhadap tim dan hasilnya.

Ada sebuah kesimpulan sederhana dari Edwin Lee, seorang pakar managemen dari sebuah esai yang ditulis dalam situs http://www.elew.com/lifecycl.htm. Menurutnya, sebuah keefektifan yang tinggi dari tim yang solid adalah sebuah proses yang dinamis. Manajemen bisnis akan sangat bermanfaat ketika pelaksana menghormati nilai-nilai dari proses dan kerja yang dinamis.

Uupss..mungkin terlalu abstrak ya sekilas info di atas? Oke langsung pada pertanyaannya ini, dari mana mulai merancang sebuah tim yang bagus dan solid?

Komunikasi yang efektif dan terbuka adalah salah satu sarat membangun sebuah tim yang solid. Tim bukan hanya sebuah grup. Bedakan antara grup, tim, dan tim yang bagus. Nah, sebuah tim adalah organisasi yang terus menjadi dan bergerak untuk menggapai tujuan dan sebuah target.

Ada banyak cara untuk melatih terbentuknya tim kokoh dan berkualitas. Semisal lewat pelatihan manajemen, acara gathering, kegiatan outbond, ataupun aktivitas permainan. Dalam buku 100 Game Kreatif yang ditulis Sya’ban Jamil dan Taufik Hidayanto, trainer dan praktisi pengembangan SDM, menunjukan beraneka ragam permainan dan acara yang bertujuan untuk mendongkrak kekompakan teamwork, komunikasi, kreativitas, konsentrasi, ataupun strategi.

Sya’ban dan Taufik membagi buku ini menjadi tiga tema: perkenalan, perlombaan, dan selingan. Tujuan permainan dalam bagian perkenalan adalah untuk mengembangkan interaksi yang akrab dan intens antara anggota tim. Lalu, tujuan dari perlombaan adalah meningkatkan skill komunikasi, penyusunan strategi, dan kerja sama tim.

Buku ini tidak saja cocok dibaca para manajer ataupun trainer. Untuk karyawan, buku ini bisa membukakan wawasan tentang kekompakan dan nilai-nilai positif baik secara pribadi ataupun teamwork. Nah, buku ini juga bisa membangun motivasi dan spirit antaranggota dalam tim.

Pelatihan bernuansa permainan ini membutuhkan waktu antara 15 hingga 60 menit untuk satu jenis game. Semisal permainan batu pijakan yang bertujuan untuk kekompakan dan kemampuan komunikasi. Dalam buku ini ditemukan banyak permainan dengan ragam nama yang lucu:sarung hantu, celana goyang, sate donat, pesta balon, ular sendok, dan masih banyak lagi.

Buku 100 Game Kreatif diterbitkan oleh Gradien Mediatama. Selamat membentuk tim yang efektif dan kokoh!

 

Spirit Nge-blog dalam Diary Pritha

 
Medium blog telah menyulut semangat orang untuk beramai-ramai curhat di dunia maya. Tanpa malu-malu ataupun ragu, para bloger berlomba melukiskan perasaannya. Benar blog telah menjalar menjadi tren dan gaya hidup. Blog telah menggerakan orang untuk menuliskan apapun yang dilihat, dirasakan, hingga suatu yang bisa membuat orang tertawa. 

Tak saja beragam kisah yang bisa ditelurkan dari beribu karakter kata, tapi virus curhat yang bisa dikomentari siapapun, hingga menimbulkan dialog penuh debat atau komentar adanya. Sepertinya medium blog ini juga telah menolong jutaan orang untuk menciptakan daya kreatifnya dalam dunia tulis-menulis. Lewat blog lahirlah penulis-penulis baru yang tak kalah andal dengan penulis senior.

Nah, jika beruntung kelucuan dalam nge-blog kadang berefek dilirik para editor atau penerbit. Maka jangan kaget jika suatu saat tulisan-tulisan di blog-mu diterbitkan dalam bentuk buku. Inilah efek samping atau buntut yang tak terduga, seperti yang terjadi pada blog milik Pritha Khalida. Lemot, A Diary of Ceweq Gokil, demikian judul bukunya yang berhasil ditelurkan Gradien Mediatama.

Kiranya pertengahan 2005 hingga akhir 2007, Pritha, alumnus psikologi Universitas Maranatha menjadi aktivis di ruang maya alias nge-blog.  Spirit nge-blog ini memang terasa dalam tulisan-tulisannya yang ringan dan menghibur. Dalam buku harian itu, Pritha coba merawat pengalaman dalam tulisan, seperti kakinya terinjak orang, terancam dicopet, kisah dari Sukabumi, sehari bersama bayi gajah, dan lain sebagainya.

Dalam buku hariannya Pritha coba memadatkan kekaguman pada kehidupan yang terkadang sederhana dan lucu. Lemot, a Diary of Ceweq Gokil ditulis dalam gaya bahasa anak muda. Selamat menyimak.
 

230+ Sumber Pinjaman untuk Usaha Anda

Sebenarnya tidak sedikit para pengusaha yang meminjam uang ke bank. Asal usaha yang dijalankan jelas dan prospektif maka banyak bank yang berebut meminjamkan uang untuk modal usaha dengan bunga yang kompetitif. Namun para pebisnis atau pengusaha yang baru mengawali usahanya, perlu selektif dan cerdas dalam menentukan bank pemberi kredit.

Secara umum jenis kredit bank ada dua, yakni kredit untuk bisnis dan kredit untuk perorangan atau kredit konsumer. Kredit jenis bisnis dibagi menjadi Kredit Micro Banking, Kredit Small Medium Enterprise (SME), dan Kredit Commersial Banking. Plafon kredit yang diberikan berbeda-beda. Semisal untuk Kredit Micro Banking mulai Rp 1 juta hingga Rp 500 juta.

Lalu bagaimana tip memilih bunga kredit? Dalam buku berjudul 230 Sumber Pinjaman untuk Usaha Anda disebutkan ada lima macam bunga kredit yang perlu dikenali dengan baik. Seperti bunga tetap, bunga mengambang, bunga flat, bunga efektif, bunga anuitas. Untuk bunga tetap, tingkat suku bunga tidak akan berubah selama periode tertentu sesuai kesepakatan. Cara perhitungan bunga kredit juga dijelaskan dalam buku yang baru saja diterbitkan oleh Gradien Mediatama.

Buku ini dilengkapi dengan strategi pengajuan, contoh proposal, detail persyaratan, dan tip memilih pinjaman yang tepat. Nah, selain memberikan gambaran yang praktis soal perkreditan dan sumber-sumber kredit, dalam buku ini pun dilengkapi daftar istilah perihal dunia kredit dan perbankan. Istilah-istilah yang mungkin masih asing bagi kita bisa Anda temukan artinya pada halaman 21 hingga 24.

Bonus CD berfasilitas autoplay yang berisi alamat-alamat bank di Indonesia akan memudahkan Anda mendapatkan sumber-sumber kredit yang Anda inginkan.

Buku 230 Sumber Pinjaman untuk Usaha Anda ditulis Ellen Pantouw, seorang konsultan bisnis dan perkreditan. Buku ini memberikan wawasan informatif soal perkreditan dan sumber-sumber pinjaman yang bisa Anda kenali tanpa mengerutkan kening.

 

 

 

 

 

 

 

Rekam Jejak Kisah Anak Kos Dodol

 

 

Gara-gara uang habis, Seto—bukan nama sebenarnya— mencari taktik untuk membayar rasa laparnya yang terus menyerang.  Siang itu kebetulan Hadi muncul dari balik kamar kosnya. Satu-satu temannya yang pada nongkrong di masing-masing kamar kos disapa dan diajak makan.  Ternyata tak ada yang beranjak, akal nakal Seto pun bekerja. Ia langsung mendekati Hadi dan meng-iyakan tawaran makan bareng tak jauh dari kos-kosan.  Mereka nampak berjalan akrab dan syarat dengan obrolan yang sulit ditebak dari balik jendela ini.

Usai makan besar berlauk ayam, sayuran, plus dua krupuk, Seto mencomot tiga rokok kretek mahal. Dua diselipkan di daun telinganya dan satu langsung ia nyalakan. “Aku tambah ini ya,” ucap Seto santai, sembari mengacungkan rokoknya. Spontan wajah Hadi berubah memerah dan nampak marah sekaligus jelek menerima keadaan diluar dugaannya. Hadi tak menyangka  harus membayar makan siang Seto dan tiga rokok “mahal” itu. “Lho katanya ngajak makan,” ujar Seto berdalih sambil mengepulkan asap rokok. Setelah kejadian siang itu, Hadi tak lagi mengajak makan Seto.

Demikian sepenggal kisah seorang teman yang dulu pernah indekos di Jogjakarta.  Bagi yang pernah indekos semasa kuliah tentu banyak cerita yang bisa kamu kisahkan. Dari cerita sedih telat dapat kiriman uang, kisah patah hati, ataupun kisah menyenangkan dan penuh humor.  

Nah, mencatat perilaku teman-teman satu kos yang beragam karakter itu juga menarik. Seperti halnya Dewi Rieka yang mengaku mahasiswa gokil dan masih indekos di Jogjakarta. Kisahnya dibukukan dalam Anak Kos Dodol yang diterbitkan oleh Gradien Mediatama. Tak hanya itu cewek yang akrab dipanggil Dedew ini punya 33 kisah lucu dan gokil dalam buku ini.

Buku Anak Kos Dodol  dibuka dengan kisah rumah kos berhantu. Kisah-kisah bernada agak “takhayul” ini berseliweran di tempat kos Dedew. Misalnya, hantu yang berteduh di teras rumah dan penampakan lain yang berakibat anak-anak kos pada tidur bersama dalam satu kamar. Kisah lainnya bernada seram seperti bunyi piano klasik ditengah malam, ternyata malah membuat Dedew ngakak. Pasalnya, sumber bunyi tersebut berasal dari  jam weker antiknya.

Memang pengalaman ngekos selalu seru, seperti kata Boim Lebon, salah satu produser TV di Jakarta. Buku ini adalah bacaan nostalgia yang asyik buat yang pernah ngekos,  bisa juga jadi ‘bacaan menyenangkan’ buat yang ingin tahu dunia kos lahir-batin, juga semacam ‘bacaan bimbingan’ cara ngekos yang baik dan benar buat yang ingin ngekos. Demikian pengakuan Boim di sampul belakang buku ini.

Buku Anak Kos Dodol ini ditulis dalam bahasa ringan dan penuh canda.