Kericuhan di Kelas Sebelas : IPS vs IPA

Beda jurusan, beda pula kebiasaan. Coba mari kita tengok perbedaan anak IPS dengan IPA. Anak IPA mukanya serius-serius. Kelihatan sok mikir (padahal pusing melahap rumus-rumus). Anak IPA kerjaannya di laboratorium. Selain kaku, mereka juga jarang gaul dan kelasnya tenang dan dingin. Setuju?
 
Sementara anak IPS lebih free, gaul, kompak, dan ‘sosialis’. Lhoh betulkah? Ok mari kita buka lembaran novel Chaos Chambell. Novel garapan Achi TM ini bercerita kisah cinta, persahabatan, dan perseteruan antar kelas yang beda jurusan itu.

Cerita dalam novel beraroma ‘gokil’ juga menyisipkan otoritas keluarga dalam menentukan jurusan. Seperti kebanyakan orangtua, mereka lebih menginginkan anaknya masuk ke jurusan IPA. Setidaknya seperti cerita Rika yang pengin masuk IPS, namun ditentang abis oleh ortunya. Secara mami S1 Kimia dan papinya S1 pertanian. Kedua ortunya merasa malu bila Rika masuk kelas IPS.

 
Novel ini dibuka dengan ajakan banana party kesukaan Rika. Pesta bertiga ini disuguhi Banana Full yang aneka macam seperti creepick of banana, chocolate creepick banana, banana phephez, banana ouwsheng-ouwsheng, dan masih banyak lagi.

Konflik belum beranjak hingga ketiga sahabat itu menentukan pilihan hidupnya yang urgent: masuk kelas IPA atau IPS. Yang konon masa depan dimulai dari situ.

Konflik pecah saat mereka berpencar dengan pilihannya masing-masing. Bahkan ada yang menyebut sebagai kutukan turunan bahwa anak 11 IPA 2 dan 11 IPS 2 akan selalu bertengkar. Bagaimana kelanjutan kisah gokil ini? Temukan seru dan lucunya buku terbitan Gradien ini dalam novel Chaos Chambell.

Oya, ada yang beda dalam novel ini. Judul tiap bab di novel ini sengaja ditulis dengan kombinasi angka dan huruf. Gaya menulis ini mengingatkan kita pada kombinasi password yang aman dan mudah diingat. Contohnya di  bab tiga: 53LaM4T ting6g4l k3145 10.10. Atau di bab sembilan: k3n4p4 54l1Ng n6ej33lek1n?!!. Tebak coba bacanya seperti apa.

 
Baca ya, Chaos Chambell.

 

booktalk jakbook festival