Kisah Seekor Rubah, Singa, dan Burung Penyanyi

Banyak pelajaran dari sebuah sikap yang bisa kita petik dari kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dengan tidak berburuk sangka terhadap orang lain di sekitar kita. Selain bersifat negatif, tentunya sikap tersebut akan merugikan banyak pihak. Seperti halnya yang terjadi pada kisah seekor rubah, singa, dan burung penyanyi.

Saat itu, di sebuah hutan berdiamlah seekor singa yang suka mendengarkan musik. Suatu hari, rubah hendak menunjukkan itikad baiknya kepada singa dengan mengadakan pertunjukkan musik. Rubah pun mengundang burung penyanyi dan burung bulbul yang suaranya merdu untuk bernyanyi di hadapan singa.

Mereka pun bernyanyi dengan sungguh-sungguh. Suara mereka tidak diragukan lagi, sangat merdu. Sayangnya, tidak ada sedikit senyum pun di wajah singa. Rubah berpikir, “Apakah singa tidak menyukai lagu yang disenandungkan burung penyanyi, atau merasa burung penyanyi tidak sungguh-sungguh dalam menghiburnya?”

Rubah pun meminta burung tersebut berhenti bernyanyi dan mendorong mereka untuk naik ke pentas. Sayangnya, lagi-lagi, singa hanya terdiam. Bahkan ia meninggalkan pentas tersebut.

Melihat hal tersebut, rubah pun marah dan menyalahkan burung-burung itu karena tidak serius menjalankan tugasnya. Namun, selang beberapa waktu barulah diketahui bahwa singa pergi meninggalkan pertunjukkan karena kebanyakan makan dan sakit perut. Waktu itu, ia ingin cepat-cepat pergi ke belakang.

Mengtahui alasan itu, rubah akhirnya hanya bisa meminta maaf kepada burung penyanyi dan burung bulbul.

Sebenarnya, masih banyak lagi pelajaran hidup yang bisa Anda pahami melalui berbagai macam cerita. Semuanya bisa Anda baca dalam buku Burung Gagak & Pujian Sang Rubah yang ditulis oleh Lei Wei Ye.

Buku terbitan Gradien Mediatama ini berisi 105 kisah-kisah inspiratif dari negeri China. Ada kisah tentang seekor anjing, rajawali, lobster, kucing, ayam, pisau dapur, pohon besar, hingga cerita tentang seorang adik dan kakaknya.

Temukan beragam kisah unik, menarik, menginspirasi, dan menyentuh hati dalam buku ini!
 

booktalk jakbook festival