Mencetak Anak Shaleh dan Berprestasi Melalui Cerita

Cerita adalah salah satu model pengajaran yang paling tepat untuk usia anak. Selain disukai, anak akan mendapatkan gambaran imajinasi sesuai cerita atau kisah di dalamnya. Si anak akan berusaha meniru dan mengaplikasikannya dalam kehidupannya. Misalnya, kisah-kisah teladan Rasulullah, sahabat, dan orang-orang shaleh. Kisah-kisahnya akan mengisi memori otak mereka yang masih kosong sehingga akan lebih kuat menempel.
 
Pada usia dini, mengajarkan keteladanan melalui jalan cerita akan sangat bermanfaat untuk pertumbuhan mereka. Selain itu, kisah-kisah yang mengandung pelajaran kebaikan, kepahlawanan, dan nilai-nilai ajaran Islam akan mampu mengimbangi atau mengalahkan hal-hal negatif yang mereka dapatkan dari luar, seperti dari televisi atau lingkungannya. Pasalnya, lingkungan akan mengajarkan perilaku yang tidak disaring terlebih dahulu sehingga banyak hal yang kurang baik untuk anak. Begitu pula tontonan televisi banyak yang membahayakan bagi perkembangan akhlak anak.

Kelebihan lainnya, jika Anda ingin mengajarkan anak tentang sesuatu yang berat untuk dilakukan, melalui metode cerita akan lebih efektif. Misalnya, jika Anda mengajarkan kedisiplinan, belajar keras, atau keteguhan dengan metode biasa, niscaya akan sulit langsung bisa diaplikasikan oleh anak. Pasalnya, otak anak belum mampu secara utuh menangkap nilai-nilai kehidupan melalui perhitungan logika langsung sebagaimana orang-orang dewasa. Karenanya, bentuk penyampaiannya mesti menggunakan jalan cerita dengan kisah-kisah teladan sesuai tema yang ingin diangkat.

Nah, buku Kisah-kisah Terdahsyat untuk Anak Muslim terbitan Gradien Mediatama ini dapat Anda jadikan rujukan sebagai bahan-bahan yang dapat Anda ceritakan untuk anak. Buku ini dapat juga menjadi bacaan langsung untuk anak yang sudah pandai membaca. Di dalamnya terdapat 17 kisah teladan Islami yang menakjubkan dari belahan benua Afrika, Asia, dan Eropa. Selain itu, di dalam buku yang disusun oleh Alifa Aryatna ini dilengkapi pula hikmah pada setiap kisah sebagai intisari pelajaran.

Kisah siapa sajakah? Yaitu mulai dari kisah Rasulullah ketika masih kecil, kisah kejujuran Umar bin Abdul Aziz, Imam Bukhari yang sungguh-sungguh dan pandai, sultan yang gemar bersedekah, laksamana dari Tiongkok, bajak laut yang berhati mulia, hingga sang pelaut bergelar “singa lautan”.