Reza Mustopa
Sebuah renungan jujur tentang duka yang tak selalu lahir dari kematian — dan tentang pulang pada sosok yang semakin sulit dijangkau.
Edisi tanda tangan penulis, tersedia selama masa pre order.
Rp87.000
* Harga belum termasuk ongkos kirim.
* Pengiriman dari Jakarta Selatan mulai 15 Agustus 2026.
Salahkah aku berduka untuk Bapak yang masih ada? Selama ini aku merasa menjadi yatim perasaan. Bukan karena Bapakku telah tiada, tetapi karena aku tumbuh tanpa benar-benar merasakan kehadirannya.
Aku tumbuh bersama banyak kehilangan, tetapi tidak pernah benar-benar bisa menunjuk apa yang sebenarnya hilang. Yang kutahu, ada bagian dalam diriku yang terus merasa kosong. Bahkan sampai hari ini, masih ada anak kecil dalam diriku yang berharap bisa pulang pada sosok yang semakin sulit ia jangkau.
Aku pernah marah, kecewa, mengeluh, mempertanyakan hidup, bahkan menjauh dari Tuhan. Sebab selama ini aku terus mencari siapa yang harus kusalahkan, sampai akhirnya kusadari bahwa tidak semua duka lahir karena kematian.
Kadang, duka lahir ketika seseorang masih ada, tetapi kehadirannya tak lagi terasa sebagai tempat pulang.
“
Aku merasa menjadi yatim perasaan, bukan karena kehilangan — tapi karena tumbuh tanpa benar-benar merasakan kehadiran.
Setiap orang punya definisi rumah yang berbeda. Bagi sebagian, rumah adalah alamat. Bagi yang lain, rumah adalah rasa yang harus terus dicari.
“
Ada anak kecil dalam diriku yang masih berharap bisa pulang.
Duka tak selalu datang dengan tangis. Kadang ia hadir diam-diam, dalam bentuk kerinduan yang tak pernah terucap.
“
Tidak semua duka lahir karena kematian.
Kita sering diajarkan untuk kuat, tapi jarang diajarkan cara berdamai dengan apa yang hilang meski masih ada.
“
Kadang, duka lahir ketika seseorang masih ada, tapi kehadirannya tak lagi terasa sebagai tempat pulang.
Buku ini bukan tentang menyalahkan siapa pun. Ia tentang memahami, lalu perlahan melepaskan.
“
Aku terus mencari siapa yang harus kusalahkan, sampai akhirnya kusadari — tidak ada yang perlu disalahkan.
Dan pada akhirnya, menerima adalah bentuk pulang yang paling jujur.
“
Rumah bukan sekadar tempat, melainkan rasa yang tak selalu bisa ditemukan pada mereka yang seharusnya paling dekat.
Kapan masa pre order buku ini berlangsung?
Pre order dibuka mulai 30 Juli sampai 4 Agustus 2026.
Berapa harga buku Salahkah Aku Berduka untuk Bapak yang Masih Ada?
Harga normal Rp85.000. Selama masa pre order, harga mulai dari Rp76.500 tergantung paket yang dipilih (harga belum termasuk ongkos kirim).
Apa saja bonus yang didapat saat pre order?
Setiap paket mendapat kombinasi dari edisi tanda tangan (TTD) penulis, surat spesial, sticker reminder, dan bookmark, sesuai rincian di tabel paket.
Kapan buku mulai dikirim?
Pengiriman dilakukan dari Jakarta Selatan, mulai 15 Agustus 2026.
Apa perbedaan Paket 1, 2, dan 3?
Paket 1 berisi buku Salahkah Aku Berduka untuk Bapak yang Masih Ada (edisi TTD) beserta bonus. Paket 2 berisi buku Bu, Aku Ingin Pelukmu (edisi TTD) beserta bonus. Paket 3 adalah bundling kedua judul sekaligus dengan bonus terlengkap.
Siapa penulis buku ini?
Buku ini ditulis oleh Reza Mustopa, penulis Family Series yang sebelumnya menerbitkan Patah, Tumbuh, Sembuh (2022), Bu, Aku Ingin Pelukmu (2024), dan Bu, Aku Ingin Pulang tapi ke Mana? (2025) bersama Gradien Mediatama.
Reza Mustopa
Penulis
Halo, namaku Reza Mustopa.
Orang-orang biasa memanggilku Reza. Seseorang yang pernah kehilangan ibu di usia yang sangat muda, lalu tumbuh sambil belajar memahami arti kehilangan dalam bentuk yang berbeda. Kehilangan yang tidak selalu datang karena kematian, tetapi juga karena kehadiran yang terasa semakin jauh.
Aku menulis bukan karena hidupku telah baik-baik saja. Justru sebaliknya. Ada banyak pertanyaan yang belum sempat menemukan jawaban, banyak luka yang masih belajar diterima, dan banyak percakapan yang hanya bisa kusampaikan lewat kata-kata.
Melalui buku ini, aku ingin menemani siapa pun yang tumbuh dengan nama "bapak", tetapi tidak pernah benar-benar merasakan kehadirannya. Aku tahu rasanya mencari tempat pulang dalam diri seseorang yang seharusnya menjadi rumah. Aku juga tahu rasanya bertanya-tanya, apakah wajar berduka untuk seseorang yang masih hidup.
3 judul bukuku sudah terbit di Gradien Mediatama: Patah, Tumbuh, Sembuh (2022), Bu, Aku Ingin Pelukmu (2024) — akan diadaptasi ke layar lebar, dan Bu, Aku Ingin Pulang tapi ke Mana? (2025). Salahkah Aku Berduka untuk Bapak yang Masih Ada? menjadi buku ke-5 yang terbit di Gradien Mediatama.
Kalau kamu ingin berbagi cerita atau mengikuti perjalanan menulisku, kamu bisa menemukanku di:
TikTok: @rezamustopa_
Instagram: @rezamustopa
Terima kasih sudah membaca. Semoga setelah menutup buku ini, kamu tidak lagi merasa bersalah atas duka yang selama ini kamu pendam.
Agustus 2026
Diterbitkan oleh Gradien Mediatama
Pengiriman dari Jakarta Selatan mulai 15 Agustus 2026
Masa PO
30 Jul–04 Agu
Harga mulai
Rp76.500
Halaman
164 hlm