Secangkir Cinta dari Pria Sisilia

Sophie Pieters harus memulai pagi itu dengan penuh kekesalan. Terlambat bangun, mengalami sedikit kecelakaan dalam perjalanan ke kantornya, berkenalan dengan ‘seorang idiot yang menjengkelkan’, dan nyaris saja telat menghadiri rapat penting yang menyangkut masa depan kariernya.

Dari semua rangkaian kejadian yang menyebalkan itu, puncaknya terjadi saat Sophie menyadari bahwa ‘seorang idiot yang menjengkelkan’ itu ternyata calon kliennya dari Italia bernama Antonio Azzaro.

Kehadiran Antonio dalam kehidupan Sophie sepertinya menjadi masalah tersendiri bagi Sophie. Pasalnya, Antonio meminta Sophie untuk selalu menemaninya selama sebulan penuh ia berada di Belanda.

Bagi Sophie sendiri, Antonio memang sosok pria yang tampan. Sayangnya, Antonio berasal dari sebuah kota dimana para mafia hidup bebas. Hal inilah yang membuat Sophie sedikit ragu untuk menerima kehadiran Antonio.

Selain Antonio, permasalahan Sophie sepertinya makin banyak saja. Pertama, ia melihat sendiri bahwa Ray—pria yang selama ini ia anggap kekasihnya—sedang bermesraan dengan seorang wanita. Kedua, Tina—kakak dan keluarga satu-satunya yang Sophie miliki—makin hari makin menjauh saja dari dirinya.

Di tengah permasalahan yang kini menghimpit Sophie, tanpa sadar Antonio hampir selalu ada di sisinya. Satu hal yang menjadi pertanyaan, siapakah sebenarnya lelaki yang suka mengaduk-aduk perasaannya itu?

Mafia Espresso yang ditulis oleh Francisca Todi ini merupakan sebuah novel yang penuh dengan tantangan. Kelompok mafia dari Sisilia memang sudah terkenal dengan aksi-aksi nekatnya. Bahkan, para mafia ini juga terkenal mahir menyusup ke dalam berbagai oranganisasi.

Selain penuh tantangan, novel terbitan Gradien Mediatama ini juga ada sisi romantisnya. Sebuah pencarian akan cinta sejati membuat novel ini semakin menarik untuk dibaca. Belum lagi setting luar negeri, tepatnya Belanda, yang digambarkan begitu nyata oleh penulisnya. Hal ini tentunya menjadi sisi romantis tersendiri.

Penasaran dengan kisah selengkapnya? Buruan baca bukunya!
 

Terima kasih sudah melepaskan

dipaksa rela