Warna-warni Cerita Chaca

Apa yang kamu ingat tentang masa SMP-mu? Teman-teman yang asyik, sahabat-sahabat yang menyenangkan, atau kegiatan sekolah yang superpadat?

Memasuki bangku menengah pertama memang cukup berbeda. Selain sudah bertambah dewasa dan memiliki seragam baru—putih biru, kita pun memiliki ruang lingkup pertemanan dan kegiatan yang berbeda dibanding masa Sekolah Dasar.

Begitu pula yang dialami Chaca, siswi SMP Bintang Jatuh. Chaca yang bernama lengkap Marisa Amalyn Clarity punya segudang cerita seru di masa-masa SMP-nya. Tidak hanya itu, Chaca pun memiliki beberapa orang sahabat—Lila dan Jessi, serta teman-teman yang asyik.

Chaca termasuk anak yang selalu ceria dan menyenangkan untuk diajak berteman. Maka jangan heran jika cowok-cowok juga suka berteman dengannya. Termasuk Leon—teman Chaca sedari SD—yang tiba-tiba saja mengirimkan sepucuk surat kepada Chaca.

“Chaca, aku suka kamu. Terima kasih, ya. Leon.” Begitulah kira-kira isi surat untuk Chaca yang ditulis Leon. Karena bingung dan merasa belum ingin berpacaran, Chaca pun menghindari Leon. Ia takut ditagih jawaban atas  pertanyaan Leon itu.

Alhasil, Chaca malah membuat Leon marah. Selidik punya selidik, ternyata Chaca salah tanggap dan tidak sepenuhnya membaca isi surat itu.

Cerita Chaca memang mengingatkan kita akan masa-masa sekolah yang menyenangkan. Ada kalanya kita senang, tertawa, sedih, kecewa, dan marah. Namun di balik semua itu, banyak hal yang bisa kita petik hikmahnya.

Buku A Girl Named Chaca yang ditulis oleh Dewi ‘dedew’ Rieka mengajak kita untuk bernostalgia akan masa-masa menyenangkan itu. Tokoh Chaca menggambarkan sosok anak remaja yang aktif, ceria, menyenangkan, supel, baik hati, dan memiliki banyak teman. Buku yang diterbitkan Gradien Mediatama ini sangat cocok bagi kamu yang ingin mengenang indahnya masa remaja.
 

booktalk jakbook festival